Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Infeksi Nosokomial

Infeksi nosokomial disebut juga infeksi yang terkait dengan pemberian pelayanan kesehatan dalam fasilitas perawatan kesehatan. Pada saat dirawat di rumah sakit infeksi belum terjadi dan belum tampak tanda-tanda klinis infeksi.  Pada saat itu penderita tidak sedang berada dalam masa inkubasi penyakit akibat infeksi tersebut.  Penderita mendapatkan perawatan di rumah sakit lebih lama dari masa inkubasi infeksi penyakit tersebut. Sebagian besar infeksi nosokomial secara klinis terjadi antara 48 jam sampai empat hari sejak penderita mulai dirawat di rumah sakit. Infeksi yang terjadi sesudah penderita pulang dari  rumah sakit bisa dianggap infeksi nosokomial rumah sakit jika organisme penyebabnya didapat selama tinggal di rumah sakit.  Menurut penelitan WHO (world health organization) pada rumah sakit berasal dari 14 negara yang berada di tempat kawasan (regional)  WHO,  sekitar 8,7% penderita yang dirawat di rumah sakit mengalami infeksi nosokomial  rumah ...

Acinetobacter baumanii

Acinetobacter baumanii adalah bakteri gram negatif yang berbentuk batang pendek dan agak bulat (coccobacilus).  Bakteri ini tidak mempunyai flagel dan bersifat pleomorfik aerobik yang biasanya sering didpat dari penderita yang diraway di rumah sakit, dan dari lingkungan rumah sakit.  Acinetobacter baumanii   merupakan organisme air yang hidupnya berkelompok  di lingkungan yang berair.  Organisme ini biasanya berkrmbang biak pada dahak penderita yang dirawat dirumah sakit atau dari cairan pernapasan, luka-luka dan urine.  Pada perlengkapan rumah sakit, bakteri ini biasanya hidup sebagai koloni dalam cairan intravenus dan cairan pelarut lainnya.  Bakteri ini memiliki virulensi yang rendah,  namun tetap saja dapat menyebabkan infeksi. Acinetobacter baumanii sering ditemukan pada penderita-penderita yang sedang dirawat di ruangan ICU,  terutama penderita yang mendapatkan perawatan intubasi dan yang memerlukan babyak saluran intravenous atau ...