Stroke

Apa yang dimaksud dengan stroke?

Stroke merupakan penyakit tidak menular yang diakibatkan karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak.  Serangan terjadi sangat cepat,  hanya memerlukan waktu beberapa detik saja, tapi dapat menyebabkan penurunan atau bahkan kehilangan fungsi organ yang dapat berujung pada kelumpuhan atau bahkan kematian.

Stroke dapat diderita oleh siapapun tanpa mengenal umur,  status sosial bahkan status ekonomi. Jadi,  setiap orang berpeluang menderita penyakit ini. Di era globalisasi seperti sekarang ini, terlebih lagi di kota-kota besar,  penyakit ini sudah sangat familiar ditengah-tengah masyarakat.  Bahkan mungkin kita semua pernah melihat penderitanya disekeliling kita.

Masa inkubasi penyakit ini tergolong lama dan sulit diprediksi. Dan penderita tidak menunjukkan gejala-gejala spesifik diawal.  Penyakit ini hanya akan menunjukan gejala spesifik pada tahap lanjut. Bahkan pada saat penyakit ini sudah memasuki tahap lanjut,  hanya memerlukan waktu beberapa detik saja untuk dapat menyebabkan berkurang atau hilangnya fungsi organ tubuh yang berdampak pada kelumpuhan atau bahkan kematian pada penderita. Penyakit ini sulit diatasi pada saat tahap lanjut dan memerlukan waktu yang lama untuk memulihkan kondisi penderita.

Jenis-jenis stroke

• Stroke hemorragik,  stroke jenis ini disebabkan karena pecahnya pembuluh darah arteri pada otak yang menyebabkan peredaran darah normal itu terganggu. Pembuluh darah yang pecah tersebut mengakibatkan darah merembes kemana-mana dan menyebabkan ketidakseimbangan bahkan matinya beberapa jaringan yang ada di otak. Stroke jenis ini lebih rentan diderita oleh penderita hipertensi.

• Stroke iskemik,  stroke jenis ini disebabkan karena tersumbatnya pembuluh darah yang mensuplay darah ke otak.  Kondisi ini menyebabkan berkurangnya suplai darah ke otak yang menyebabkan kematian beberapa jaringan yang ada di otak.  Stroke jenis ini lebih rentan diderita oleh perokok dan pecandu alkohol.

Gejala-gejala stroke

• lengan dan tungkai tiba-tiba mengalami kelemahan dan lama kelamaan dapat mengakibatkan mati rasa atau bahkan kelumpuhan.
• berkurangnya penglihatan dan pendengaran secara berangsur-angsur tanpa sebab yang pasti.
• penglihatan berbayang
• sakit kepala yang semakin hari semakin parah
• berbicara ngaur dan tidak nyambung
• pergerakan melambat dan kikuk
• kurangnya pengendalian diri dan keseimbangan tubuh

Namun perlu diketahui, beberapa gejala diatas juga ditunjukkan oleh penyakit lain selain stroke. Jadi untuk memastikannya perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Pencegahan

Untuk pencegahan stroke sendiri itu tidak jauh-jauh dari perubahan life style dan pola makan ke arah yang lebih baik lagi. Dimulai dari mengubah gaya hidup untuk tidak tidur terlalu larut malam dan begadang, jauhi rokok,  lakukan aktivitas harian dan berolahraga. Langkah selanjutnya dengan mengubah pola makan,  yaitu dengan cara mengurangi konsumsi gula, garam serta lemak yang berlebih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Age gap relationship merupakan child grooming?

Virus Campak

Cystitis