Tetanus neonatorum

Apa itu tetanus?

Tetanus adalah penyakit kekakuan otot (spasme)  yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang merupakan bakteri gram-positif berbentuk batang dengan spora pada sisi ujungnya dan mirip seperti pemukul genderang (drumstick).  Bakteri Clostrodium tetani bersifat obligat anaerob,  yang berarti berbentuk vegetatif pada lingkungan tanpa oksigen dan rentan terhadap panas serta disinfektan.

Tetanus neonatorum merupakan masalah kesehatan dibanyak negara berkembang,  terutama negara dengan pelayanan ibu hamil dan imunisasi yang masih terbatas.

Pada lingkungan yang tidak kondusif bakteri akan membentuk spora yang tahan terhadap panas termasuk perebusan,  kekeringan dan berbagai disinfektan. Spora mampu bertahan hidup selama bertahun-tahun dengan berada dimana saja seperti tanah,  debu,  serbuk antiseptik, bahkan pada peralatan operasi.

Bakteri Coostridium tetani akan hidup pada habitat utamanya yaitu tanah yang mengandung kotoran ternak, sehingga daerah peternakan dan pertanian berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit ini.

Penularan

Bakteri Clostridium tetani biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka yang dalam dengan suasana anaerob, sebagai akibat dari:

• kecelakaan
• luka tusuk
• luka operasi
• karies gigi
• radang telinga tengah
• pemotongan tali pusat

Kebiasaan masyarakat pada daerah-daerah tertentu yang biasanya memberikan ramuan ataupun dedaunan tertentu pada tali pusat merupakan salah satu penyebab masuknya spora yang menyebabkan  tetanus neonatorum.  Dan diperkirakan sekitar 90% kejadian tetanus neonatorum disebabkan oleh tenaga non medis.

Gejala

Gejala awal yang muncul biasanya berupa kekakuan otot rahang untuk mengunyah,  sehingga anak sukar membuka mulut untuk makan dan minum (trismus)

Gejala lain yang muncul biasanya berupa sulit menelan, gelisah, kekakuan otot wajah, kekakun otot tubuh sehingga tubuh dapat melengkung seperti busur,  kekakuan otot perut serta kejang-kejang.

Pengobatan

Setiap penderita tetanus harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan dengan fasilitas tertentu.  Pengobatan di rumah sakit umumnya meliputi :

• pemberian  antibiotik untuk membunuh bakteri,  biasanya dengan penisilin atau tetrasiklin.

• pemberian anti kejang.

• perawatan luka atau penyakit penyebab infeksi.

• pemberian anti tetanus serum (ATS).

Pencegahan

• imunisasi aktif dengan toksoid.  Diharapkan semua wanita usia subur mendapatkan vaksin TT (tetanus toksoid) sebanyak lima kali sebelum mengandung yang akan memberi perlindungan terhadap tetanus selama 25 tahun.

• perawatan luka, dengan pemberian hidrogen peroksida untuk oksigenasi luka di jaringan tubuh.

• persalinan steril yang ditangani oleh tenaga medis.

Sekian,  semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Age gap relationship merupakan child grooming?

Virus Campak

Cystitis