Hepatitis
Apa itu hepatitis?
Hrpatitis merupakan penyakit radang hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Sebenarnya ada 7 jenis hepatitis, diantaranya hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D, hepatitis E, hepatitis F, dan hepatitis G. Dan kali ini saya hanya akan membahas seputar hepatitis A dan hepatitis B.
Hepatitis A
Hepatitis A merupakan infeksi hati akut yang disebabkan oleh virus hepatitis A (VHA). VHA dapat ditemukan pada tinja penderita. Hepatitis A disebut juga dengan hepatitis infeksiosa karena sifatnya menular. Masa inkubasi VHA sekitar 14-50 hari, dengan rata-rata 2-28 hari penularan berlangsung cepat.
Penularan hepatitis A
Penyakit ini termasuk common source yang penularan utamanya melalui makanan dan sumber air, namun penyakit ini juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
Gejala hepatitis A
1-2 minggu sebelum gejala ikterik (kekuningan pada kulit) biasanya akan muncul demam sedang, anoreksia, mual, muntah dan gejala tidak khas lainnya. 1-5 hari sebelum ikterik muncul biasanya air seni akan berwarna kuning kecoklatan seperti teh, tinja menjadi pucat, warna putih pada mata akan berwarna kekuningan yang diikuti kekuningan pada kulit.
Penanggulangan hepatitis A
1. Menemukan dan merujuk penderita yang menunjukkan gejala hepatitis ke rumah sakit untuk penegakkan diagnosa dan pengobatan segera agar tidak terjadi penularan.
2. Mensterilisasi sumber air jika diperlukan untuk meredam penularan.
3. Melakukan penyuluhan tentang penyakit hepatitis, menerapkan self hygiene dan memperhatikan sanitasi yang baik.
Hepatitis B
Penyakit hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB). Penyakit ini menyerang semua umur dengan atau tanpa gejala hepatitis. Bahkan sekitar 5% penduduk dunia mengidap hepatitis B tanpa gejala. VHB memiliki masa inkubasi sekitar 75 hari. Sekitar 5-10% hepatitis B akut akan berubah menjadi hepatitis kronis.
VHB masuk ke dalam tubuh manusia melalui aliran darah untuk mencapai sehl hati. Didalam hati virus akan memperbanyak diri melalui proses transkripsi-replikasi dengan bantuan sel hati. Inti virus mengalami proses replikasi dengan bantuan sel hati, sedangkan selaput virus dibantu oleh sitoplasma sel hati.
Penularan hepatitis B
Penularan secara parenteral terjadi melalui suntikan, transfusi darah, operasi, tatoo serta hubungan seksual, serta melalui transmisi vertikal dari ibu ke anak.
Gejala hepatitis B
1. Fase prodromal, yaitu terdapat keluhan yang tidak khas seperti mual, sebah, anoreksia, serta demam.
2. Fase ikterik, yaitu air seni berwarna kuning kecoklatan seperti teh, kulit menguning serta keluhan meningkat.
3. Fase penyembuhan, yaitu saat Anti-HB mulai terbentuk.
Pencegahan hepatitis B
Hepatitis B dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi hepatitis B yang diberikan saat bayi berusia 0-7 hari.
Komentar
Posting Komentar