Tuberkulosis paru
Apa itu tuberkulosis?
Penyakit yang satu ini dipercaya sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Menurut penelitian, penyakit ini sudah ada sejak zaman mesir kuno yang dibuktikan dengan penemuan pada mumi, dan penyakit ini juga diketahui sudah ada dalam kitab pengobatan cina 'pen tsao' sekitar 5000 tahun yang lalu. Namun pada tahun 1882 seorang ilmuwan bernama Robert koch berhasil menemukan bakteri penyebab penyakit tuberkulosis paru.
Penyebab penyakit tuberkulosis sendiri yaitu bakteri mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini memiliki sifat istimewa, diantaranya yaitu dapat bertahan terhadap pencucian warna dengan asam dan alkohol, sehingga memiliki julukan basil tahan asam (BTA), serta tahan terhadap zat kimia dan fisik. Bakteri ini juga tahan dalam keadaan kering dan dingin, bersifat dorman dan aerob.
Bakteri mycobacterium tuberculosis akan mati pada pemanasan 100°C selama 5-10 menit atau pada pemanasan 60°C selama 30 menit, atau dengan alkohol 70-95% selama 15-30 detik. Bakteri ini daat bertahan hidup diudara yang lembab dan gelap dalam waktu berbulan-bulan. Namun bakteri mycobacterium tuberculosis tidak tahan terhadap sinar dan aliran udara.
Penularan
Penyakit tuberkulosis paru ditularkan melalui udara (droplet nuclei) saat penderita batuk dan percikan liur yang mengandung bakteri mycobacterium tuberculosis tersebut terhirup oleh orang lain saat bernapas. Bakteri ini memiliki masa inkubasi selama 3-6 bulan.
Seorang penderita dengan BTA (+) dengan derajat tinggi berpotensi menularkan penyakit ini, sedangkan seorang penderita dengan BTA (-) diyakini sebaliknya. Hasil studi menunjukan keluarga dengan penderita tb paru dan ODHA memiliki resiko dua kali lipat untuk tertular penyakit ini.
Gejala
Gejala utama:
• batuk berdahak lebih dari 3 minggu
• batuk berdarah
• sesak napas
• nyeri dada
Gejala tambahan:
• berkeringat pada malam hari
• demam dan meriang
• penurunan berat badan
Namun untuk mendiagnosa seseorang benar-benar terjangkit bakteri mycobacterium tuberculosis diperlukan pemeriksaan laboratorium, salah satunya dengan pemeriksaan sputum (dahak).
Semoga bermanfaat, jaga kesehatan! :)
Komentar
Posting Komentar