Leishmaniasis
Apa yang dimaksud dengan Leishmaniasis?
Leishmaniasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa yang termasuk dalam genus Leishmania dan ditularkan melalui gigitan sejenis lalat genus lutzomyia dan phlebotomus. Penyakit ini dinamakan menurut penemunya William boog leishman atau dikenal juga dengan leichmaniosis ataupun leishmaniose.
Faktor resiko utama
Ada beberapa faktor utama yang mendukung penyebaran penyakit ini, antara lain:
• Kondisi sosial ekonomi
Kemiskinan meningkatkan risiko Leishmaniasis. Perumahan yang buruk dan kondisi sanitasi rumah tangga (seperti kurangnya pengelolaan limbah atau pembuangan kotoran terbuka) dapat meningkatkan tempat hidup, serta meningkatkan akses mereka ke manusia. Sandflies tertarik ke perumahan yang ramai karena menyediakan sumber makanan (darah) yang baik. Perilaku manusia seperti tidur diluar atau ditanah juga dapat meningkatkan risiko.
• Malnutrisi
Kekurangan energi protein, zat besi, vit A dan seng dapat meningkatkan risiko infeksi yang akan berkembang menjadi penyakit yang lebih komplit.
• Mobilitas populasi
Epidemi Leishmaniasis kulit dan visceral sering dikaitkan dengan migrasi dan pergerakan orang yang rentan ke daerah dengan adanya siklus penularan. Paparan pekerjaan serta deforestasi yang meluas tetap menjadi faktor penting.
• Perubahan lingkungan
Insidensi Leishmaniasis dapat dipengaruhi oleh perubahan urbanisasi, dan masuknya manusia ke daerah berhutan.
• Perubahan iklim
Leishmaniasis sensitif terhadap iklim karena mempengaruhi epidemi dalam beberapa cara.
- perubahan suhu, curah hujan dan kelembapan dapat memiliki efek kuat pada vektor dan inang reservoir dengan mengubah distribusinya dan mempengaruhi ukuran populasi dan kelangsungan hidup mereka.
- fluktuasi suhu yang kecil dapat memiliki efek mendalam pada siklus perkembangan leishmania promastigotes pada lalat pasir, memungkinkan penularan parasit di daerah yang sebelumnya tidak mewabah.
- kekeringan, kelaparan, dan banjir dapat menyebabkan perpindahan besar-besaran dan migrasi orang ke daerah-daerah dengan penularan leishmania, dan gizi buruk dapat membahayakan imunitas mereka.
Pencegahan
Pencegahan dan pengendalian leishmaniasis membutuhkan kombinasi strategi intervensi karena penularan terjadi dalam sistem biologis yang kompleks melibatkan manusia atau hewan inang reservoir, parasit dan vektor lalat capung. Pencegahan dan kontrol dapat dilakukan dengan diagnosis dini, perawatan cepat yang efektif dan kontrol vektor.
Komentar
Posting Komentar